Hingga keesokan harinya, seorang anak yang tinggal di sekitar kantor AJI menemukannya dan mengeluarkan isi di dalam tas tersebut.
"Ini punya siapa?" ujar Kapolres Palu AKBP Deden Garnada menirukan ucapan anak tersebut menanyakan kepada orang-orang yang ada di dalam kantor AJI.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sudah berbentuk rangkaian pipa adaptor seperti rakitan bom. Ada switch on off-nya. Ada kipasnya dililiti dengan lakban bening. Ada kabelnya dan paku-paku gitu," jelasnya.
Kemudian Ketua AJI, Ridwan, melaporkan kejadian ini ke Polres Palu. Tak lama tim Gegana tiba di lokasi. Benda yang terlilit rangkaian kabel dan paku itu pun dibawa ke Polres Palu untuk diperiksa.
Setelah diperiksa, tidak ditemukan bahan peledak di dalamnya. "Seperti rangkaian bom tapi bahan peledaknya tidak ada. Cuma dirakit seperti itu," jelasnya.
Hingga kini, polisi masih memeriksa sejumlah saksi-saksi termasuk Ketua AJI. Belum diketahui siapa yang meletakkan tas itu di depan kantor AJI.
"Tidak ada yang melihat siapa yang taruh barang itu di situ. Karena kan ini bukan paket.," ungkapnya.
(gus/lh)











































