"Kalau di Pusat sudah nggak ada, Tapi seingat saya yang paling bagus adalah di daerah Selatan dan Timur. Karena di situ daerah resapan air jadi harus difokuskan ruang terbuka hijau," kata Kepala BPLHD Peni Susanti.
Hal itu ia sampaikan dalam acara HSBC Green Festival the Hidden Value of Forest di Sanggabuana, Karang Tengah, Lebak Bulus, Jakarta, Sabtu (25/6/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Peni menjelaskan targetnya 13 persen dari total wilayah di Jakarta akan dijadikan ruang terbuka hijau. Karena itu, Teni mengaku butuh partisipasi masyarakat untuk merealisasikannya.
"Kalau sekarang ini baru 9,36 persen. Empowerment adalah yang sangat penting karena keterbatasan pegawai DKI yang mengurus lingkungan," ungkapnya.
Peni mengatakan, kualitas udara di Jakarta sebenarnya masih bagus. Meski begitu, pihaknya akan tetap meminta konservasi yang menyangkut keseragaman hayati selalu ditingkatkan dan dipertahankan.
"Karena di Jakarta itu daerahnya sudah padat," imbuhnya.
(gus/fay)











































