"Jika DP tidak turun gunung dan melakukan koreksi maka ke depan citra partai akan rusak. Apalagi, yang saat ini tertimpa persoalan seperti kasus hukum adalah elit yang menduduki kursi strategis di DPP. Harus ada tindakan nyata dari PD, kalau tidak citra Demokrat akan rusak," kata Direktur Eksekutif KAUM Demokrat Sejati, Herbert Sitorus saat jumpa pers di Jakarta, Jumat (24/6/2011).
Herbert menyesalkan para elit Demokrat yang telah menentang dan mengkebiri suara dari KAUM Demokrat Sejati terkait usulan adanya kongres luar biasa (KLB). “Lumrah jika dalam berorganisasi ada usulan diajukan kepada struktur partai. Seharusnya usulan itu ditanggapi dengan sangat bijak bukan malah dengan lantang dipatahkan oleh tokoh partai,” terangnya.
Cara-cara mengkebiri suara arus bawah apalagi dari kalangan muda terang Herbert bisa disebut mematikan suara demokrasi di internal partai. “Mengkebiri bukan karakter Demokrat. Tetapi saat ini sikap seperti itu malah dipertontonkan dengan gamblang. Tentu itu tidak demokratis, akan sangat bijaksana jikalau usulan tersebut dikaji terlebih dahulu,” ucapnya.
Seperti diberitakan Ketua DPP PD Kastorius Sinaga beberapa hari lalu mengakui banyak DPD dan DPC yang menanyakan situasi di pusat terkait aneka kasus yang terjadi di tubuh partai seperti KLB. "Banyak sekali DPD dan DPC se Indonesia menelpon saya menanyakan situasi di pusat. Dan saya selalu menjawab agar tetap solid dan berdoa agar kita DPP, melewati ujian politik ini, kalau KLB belum ada," ujarnya.
(zal/van)











































