Iran akan Segera Bebaskan 8 Personel Militer Inggris
Rabu, 23 Jun 2004 11:47 WIB
Jakarta - Iran menyatakan akan segera membebaskan delapan awak kapal militer Inggris yang ditahan karena memasuki wilayah perairan Iran secara ilegal. Mereka akan dilepaskan jika hasil interogasi menunjukkan bahwa personel Angkatan Laut Inggris itu tidak mempunyai niat buruk.Demikian dilaporkan kantor berita resmi Iran, Islamic Republic News Agency (IRNA) seperti dilansir Associated Press, Rabu (23/6/2004).Statemen pembebasan tersebut disampaikan Jenderal Ali Reza Afshar, Juru Bicara Angkatan Bersenjata Iran. Ini menunjukkan sikap pemerintah Iran yang melunak dibandingkan statemen sebelumnya yang menyatakan seluruh awak akan dituntut."Jika hasil interogasi personel militer Inggris itu menunjukkan bahwa mereka tidak punya niat buruk, mereka akan dibebaskan segera," ujar Afshar seperti dikutip IRNA.Dalam tayangan televisi Iran, seorang personel Inggris membacakan pernyataan maaf karena telah memasuki wilayah perairan Iran dan mengakui bahwa hal tersebut merupakan kesalahan."Nama saya Sersan Thomas Harkins dari Marinir Kerajaan Inggris. Saya minta maaf karena memasuki wilayah perairan Iran," ujar seorang awak.Sebelumnya televisi satelit Iran, Al-Alam memberitakan bahwa para pelaut Inggris itu akan dituntut karena "secara ilegal memasuki wilayah perairan Iran." "Para awak telah mengaku bahwa mereka masuk ke perairan Iran," demikian dilaporkan televisi tersebut. Diimbuhkan bahwa pasukan Iran juga menyita beberapa senjata dan map yang dibawa kru kapal Inggris itu.
(ita/)











































