Ketua Komisi I: Dubes Saudi Harus Empati pada Kasus TKI

Ketua Komisi I: Dubes Saudi Harus Empati pada Kasus TKI

- detikNews
Jumat, 24 Jun 2011 14:27 WIB
Ketua Komisi I: Dubes Saudi Harus Empati pada Kasus TKI
Jakarta - Ketua Komisi I DPR (bidang luar negeri) Mahfudz Siddik meminta Dubes Arab Saudi menunjukkan perhatian dan empati terhadap kasus-kasus TKI. Menurutnya, warga Saudi memiliki pengaruh besar atas kekerasan TKI.

"Dubes Saudi juga harus tunjukkan perhatian dan empati terhadap kasus-kasus TKI. Karena warga Saudi juga punya banyak andil terhadap kasus-kasus kekerasan terhadap TKI," ujar Mahfudz dalam pesan singkat, di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (24/6/2011).

Mahfudz juga meminta Menlu Marty mengklarifikasi atas pernyataannya tentang Dubes Saudi sudah meminta maaf kepada publik. Hal ini agar Menlu tidak dinilai melakukan kebohongan publik.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pemerintah, lanjut Mahfudz, juga terlihat panik atas munculnya kasus Ruyati. "Pemerintah memang terlihat panik karena kasus ini muncul secara tiba-tiba tanpa ada informasi dari pihak-pihak terkait," tutupnya.

Kedubes Arab Saudi pada Kamis kemarin menegaskan, tidak pernah mengaku lalai dan meminta maaf soal eksekusi Ruyati. Pihak Kebubes hanya menyatakan akan menyampaikan surat yang dikirimkan Marty kepada Menlu Arab Saudi.

Statemen ini menyangkal pernyataan Marty pada 22 Juni yang mengatakan Arab Saudi sudah mengaku lalai dan meminta maaf karena tidak memberitahu soal eksekusi Ruyati.

Permohonan maaf Arab Saudi ini juga pernah disampaikan oleh Juru Bicara Kemenlu Michael Tene. Pernyataan Michael itu disampaikan pada Selasa 21 Juni atau sehari setelah pemanggilan pertama Dubes Arab Saudi.

Sedangkan Marty menyatakan, pernyataannya adalah berdasar fakta. Hal serupa disampaikan Michael.




(nik/nrl)


Berita Terkait