Tolak Ditukar Kancil, 2000 Bajaj Datangi Gedung Balai Kota
Rabu, 23 Jun 2004 10:58 WIB
Jakarta - Sekitar 2.000 bajaj dan sopirnya memenuhi sepanjang Jalan Medan Merdeka Selatan, depan gedung Balai Kota, Jakarta Pusat, Rabu (23/6/2004). Para sopir bajaj mendesak SK pergantian bajaj dengan mobil kancil dicabut."Kami menolak bajaj diganti dengan mobil kancil karena bukan buatan Indonesia. Kami akan terbebani hutang selama 6 tahun untuk mencicilnya. Kami juga minta SK pergantian bajaj dengan kancil dicabut," kata Ketua Paguyuban Bajaj Jakarta Widodo Bahari di sela-sela aksi.Bajaj-bajaj itu diparkir berjejer di sepanjang Jalan Medan Merdeka Selatan, mulai dari gedung Balai Kota hingga mendekati kantor Kedutaan Besar Amerika Serikat. Akibatnya, ruas Jalan Merdeka Selatan ditutup dan kendaraan dialihkan ke Jalan Medan Merdeka Timur.Sebagian besar sopir bajaj naik ke atap kendaraannya sambil mengacungkan poster. Di antaranya bertuliskan "Sekejam-kejamnya Ibukota Lebih Kejam Sutiyoso", "Sutiyoso Jangan Sikat Terus Rakyat kecil" dan "Tolak Kancil Gubernur Harus Turun"."Tolak Kancil, perhatikan rakyat kecil," teriak sopir. Aksi berjalan tertib dan aparat tampak berjaga-jaga. Sopir bajaj menghentikan rekannya yang nekat menarik penumpang untuk turut mendukung aksi tersebut.Bajaj selama ini dikenal berasal dari India. Sedangkan komponen lokal kancil lebih banyak. Harga kancil Rp 30 juta dan telah diujicoba sejak 2002. Sutiyoso bersikeras mengganti bajaj karena bajaj menimbulkan polusi udara dan suara dan memperburuk wajah Ibukota.
(aan/)











































