Marty-Menlu Singapura Bertemu, Tapi Tidak Bahas Nazaruddin

Marty-Menlu Singapura Bertemu, Tapi Tidak Bahas Nazaruddin

- detikNews
Jumat, 24 Jun 2011 10:45 WIB
Marty-Menlu Singapura Bertemu, Tapi Tidak Bahas Nazaruddin
Jakarta - Menteri Luar Negara Marty Natalegawa bertemu dengan Menteri Luar Negeri Singapura, K Shanmugan. Keduanya membahas masalah ekstradisi, tetapi tidak membahas pemulangan Nazaruddin.

"Tidak dibahas secara konkret individu-individu tertentu (Nazaruddin). Mereka tahu individu-individu yang diberi perhatian oleh aparat penegak hukum," kata Marty usai pertemuan bilateral dengan Menteri Luar Negeri Singapura, K Shunmugan, di kantor Kementerian Luar Negeri, Jalan Pejambon, Jakarta Pusat, Jumat (24/6/2011).

Marty menuturkan, pertemuan itu membahas masalah ekstradisi. Faktanya adalah antara Indonesia dan Singapura sudah ada perjanjian ekstradisi tahun 2007 bersama dengan perjanjian pertahanan. Namun, kedua dokumen belum diratifikasi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dan tadi dalam pembahasan kita menyepakati bahwa memang kondisi untuk ratifikasi kedua tete-a-tete masih harus diciptakan. Kita biarkan ini berkembang dengan lebih alamiah apakah sudah tepat waktunya," ujarnya.

Namun yang pasti, kata Marty, kerjasama bidang hukum selalu dikedepankan.
"Untuk memastikan meski perjanjian belum diratifikasi namun kerjasama hukum masih bisa dilakukan," kata Marty.

Menurut dia, masalah ekstradisi saat ini masih dibahas di DPR. "Saya kira dengan atau tanpa perjanjian ekstradisi kerjasama hukum masih tetap dimungkinkan," kata dia.

Kerjasama hukum seperti apa? "Apa pun permasalahannya masih bisa difasilitasi. Kalau memang ada kasus-kasus tertentu masalah ini dikerjakan dengan kerjasama antara aparat hukum kedua negara tetapi sesuai dengan UU Indonesia dan Singapura," papar Marty.

Dalam pertemuan bilateral dibahas perkembangan hubungan bilateral antara RI dengan Singapura khususnya tindak lanjut dari leader retreat bulan Mei 2010 dalam bidang politik, ekonomi, sosial, budaya. Di samping itu, juga dibahas isu lain yang menjadi perhatian bersama baik di kawasan dan global. Menlu Singapura didampingi stafnya dan kunjungannya berlangsung pada 23-25 Juni 2011.


(aan/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads