Bawa Pistol, Peserta Kampanye Mega di Makassar Diciduk
Rabu, 23 Jun 2004 10:14 WIB
Makassar - Kampanye kok bawa pistol, ya akhirnya berurusan dengan petugas. Itulah yang dialami Basri, seorang kader PDIP yang menghadiri kampanye Megawati di Gedung Paripurna 45, Jl. Masjid Raya, Makassar. Basri kedapatan membawa pistol gas air mata.Menurut informasi yang dikumpulkan detikcom, Basri diketahui membawa pistol saat melewati pintu masuk sekitar pukul 08.45 WITA, Rabu (23/6/2004). Pintu masuk ini dilengkapi detektor dan dijaga oleh petugas paspampres sebab yang berkampanye adalah capres yang masih masih menjabat sebagai presiden.Tapi Basri tak langsung diciduk. Petugas keamanan membiarkan ia masuk dalam gedung dengan menitipkan pistol yang dibawanya kepada petugas serta diberi kartu penitipan barang bernomer 087.Sekitar limabelas menit kemudian Mega dan rombongan tiba di lokasi acara, dan kampanye berbentuk istigosah ini segera dimulai. Kampanye dihadiri sekitar 20 ribu peserta, tapi hanya sekitar seperempatnya yang bisa masuk ke dalam gedung. Sisanya berkumpul di lapangan depan Gedung Paripurna 45.Setelah acara selesai, sekitar pukul 10.00 WITA, baru Basri diciduk oleh aparat keamanan. Calon legislatif tidak jadi dari PDIP ini kemudian dibawa ke sebuah gedung tak jauh dari tempat acara untuk diperiksa. Petugas masih memeriksa apakah senjata yang dibawa Basri dilengkapi izin atau tidak.
(gtp/)











































