"Kami mempertanyakan komitmen pemberantasan korupsi dari PKS," kata Wakil Koordinator Indonesia Corruption Watch (ICW) Emerson Yuntho saat dihubungi, Jumat (24/6/2011).
Menurut Emerson, seharusnya PKS bisa membujuk Adang untuk memberitahukan posisi Nunun saat ini. Apalagi selama ini, PKS dikenal masyarakat sebagai partai yang 'bersih dan peduli'.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Apalagi dia (Adang) adalah mantan Wakapolri, orang yang paham hukum," tandasnya.
Dalam kesempatan ini, Emerson menilai sebaiknya KPK terus berusaha untuk menemukan Nunun. Jangan sampai ketidakhadiran Nunun membuat KPK terpaksa menyidangkan secara In absentia.
"Banyak ruginya, nanti kita tidak bisa tahu siapa bos-nya Nunun, harus dimaksimalkan dulu usaha pencarian Nunun," tandasnya.
(mok/mei)










































