Spanduk Demo Usut Sisminbakum, Tapi Teriaknya Pesangon PHK

Spanduk Demo Usut Sisminbakum, Tapi Teriaknya Pesangon PHK

- detikNews
Kamis, 23 Jun 2011 18:09 WIB
Spanduk Demo Usut Sisminbakum, Tapi Teriaknya Pesangon PHK
Jakarta - Sedikitnya 80 buruh yang tergabung dalkam FSPSI Reformasi berunjuk rasa didepan gedung Kejaksaan Agung. Mereka meminta kejaksaan mengajukan Peninjauan Kembali (PK) terhadap Romli Atmasasmita yang telah dibebaskan Mahkamah Agung.

“Kami menagih konsistensi penangananan korupsi. Jangan berhenti. Harus diteruskan, dengan mengajukan PK,“ kata Ketua Umum FSPSI Reformasi, Muhammad Rodja di Gedung Kejaksaan Agung, Jl Hasanudin, Jakarta Selatan, Kamis (23/6/2011).

Dalam aksinya para buruh menggelar berbagai spanduk tuntutan yang dibentangkan didepan gedung Kejagung. Mereka bernyanyi dan meneriakan yel-yel demontrasi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Kejaksaan jangan jadi mafia hukum. PK kasus Romli ujian integritas kejaksaan. Tangkap koruptor dan hukum mati,“ ucap para pendemo dalam berbagai spanduknya.

Hanya saja, saat pendemo berorasi, banyak yang menyatakan aksi buruh ini untuk solidaritas kasus PHK di perusahaanya di kawasan industri Karawang. Beberapa pendemo yang ditanya wartawan mengaku ke Kejagung karena menuntut pesangon meski spanduknya bertuliskan 'Tuntaskan Korupsi Sisminbakum'.

“Kami kesini menuntut pesangon PHK kami yang belum dibayar. Kami dari buruh pabrik sepatu dikawasan Cikarang,“ kata sejumlah buruh.

“Spanduk-spanduk ini dibagi saat di bus. Spanduk-spanduk kita diambil SPSI dipabrik. Yang membagi spanduk ini yang mengurus ini. Katanya nanti dapat uang snack sama uang makan sian,“ kata Imas, salah seorang buruh.

Akibat aksi ini, lajur lambat di jalan Hasanudin ditutup polisi. Namun penutupan tersebut tidak membuat kemacetan karena bukan dilakukan di jam sibuk lalu-lintas.

(Ari/gah)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads