“Kami menagih konsistensi penangananan korupsi. Jangan berhenti. Harus diteruskan, dengan mengajukan PK,“ kata Ketua Umum FSPSI Reformasi, Muhammad Rodja di Gedung Kejaksaan Agung, Jl Hasanudin, Jakarta Selatan, Kamis (23/6/2011).
Dalam aksinya para buruh menggelar berbagai spanduk tuntutan yang dibentangkan didepan gedung Kejagung. Mereka bernyanyi dan meneriakan yel-yel demontrasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hanya saja, saat pendemo berorasi, banyak yang menyatakan aksi buruh ini untuk solidaritas kasus PHK di perusahaanya di kawasan industri Karawang. Beberapa pendemo yang ditanya wartawan mengaku ke Kejagung karena menuntut pesangon meski spanduknya bertuliskan 'Tuntaskan Korupsi Sisminbakum'.
“Kami kesini menuntut pesangon PHK kami yang belum dibayar. Kami dari buruh pabrik sepatu dikawasan Cikarang,“ kata sejumlah buruh.
“Spanduk-spanduk ini dibagi saat di bus. Spanduk-spanduk kita diambil SPSI dipabrik. Yang membagi spanduk ini yang mengurus ini. Katanya nanti dapat uang snack sama uang makan sian,“ kata Imas, salah seorang buruh.
Akibat aksi ini, lajur lambat di jalan Hasanudin ditutup polisi. Namun penutupan tersebut tidak membuat kemacetan karena bukan dilakukan di jam sibuk lalu-lintas.
(Ari/gah)











































