Anis: Kalau Minta Tolong Parpol, Buat Apa KPK Digaji Negara?

Anis: Kalau Minta Tolong Parpol, Buat Apa KPK Digaji Negara?

- detikNews
Kamis, 23 Jun 2011 18:02 WIB
Jakarta - Sekjen PKS Anis Matta menganggap lucu permintaan KPK agar PKS melobi Adang Daradjatun untuk menyerahkan istrinya, Nunun Nurbaetie. Menurut Anis, harusnya KPK menuntaskan kasus suap pemilihan DGS BI itu sendiri, bukan lantas meminta bantuan parpol.

"Itu lucu. KPK sebaiknya berhenti mengeluarkan komentar yang lucu-lucu lagi, KPK kerja aja yang bener," ujar Anis Matta sambil tersenyum.

Hal ini disampaikan Anis menanggapi permintaan Ketua KPK Busyro Muqoddas agar PKS meminta Adang menyerahkan Nunun. Hal ini disampaikan Anis kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (23/6/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Anis, tak seharusnya KPK meminta bantuan parpol untuk menuntaskan kasus hukum. Menurutnya KPK digaji besar untuk mengungkap kasus korupsi.

"Ngapain minta partai-partai membantu. Urus saja sendiri jangan minta kepada partai-partai untuk membantu. KPK kan digaji negara untuk urusan itu," terang Anis, masih sambil terseyum.

Karenanya, PKS pun tak akan bergerak meminta Adang menyerahkan Nunun. "Itu urusan KPK, kalau mau minta tolong (parpol), buat apa KPK digaji negara? Kalau tidak sanggup ya bilang saja tidak sanggup," tandas Anis sambil memasuki mobil dinasnya.

(van/lrn)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini