KPK Kumpulkan Bahan Keterangan Kasus Nazaruddin di Kemenkes

KPK Kumpulkan Bahan Keterangan Kasus Nazaruddin di Kemenkes

- detikNews
Kamis, 23 Jun 2011 14:26 WIB
Jakarta - Muhammad Nazaruddin tampaknya harus berhadapan berkali-kali dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Setelah tersangkut dua kasus, kini Nazaruddin juga dilaporkan terlibat dalam proyek pengadaan Alat Bantu Belajar Mengajar di Kementerian Kesehatan.

"Oh itu, itu baru pengumpulan. Pulbaket (pengumpulan bahan keterangan-red)," tutur Ketua KPK Busyro Muqoddas ketika ditanyai mengenai laporan perkara tersebut, Kamis (23/6/201).

Pekan lalu, Komite Pemantau dan Pemberdayaan Parlemen Indonesia (KP3-I) melaporkan dugaan penyelewengan itu ke KPK. KP3-I dalam laporannya ke KPK menyebut bahwa Nazaruddin bersama Muhammad Nasir, saudaranya yang juga anggota DPR, terlibat memuluskan proyek tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Nazaruddin diduga terlibat pada proyek pengadaan Alat Bantu Belajar Mengajar Kementerian Kesehatan bernilai Rp 449 miliar untuk rumah sakit pendidikan dan rumah sakit rujukan ini. Dua orang yang diduga anak buah Nazaruddin, Mindo Rosalina Manulang dan Marisi Matondang, Direktur Utama PT Mahkota Negara, pun disebut berperan penting di lapangan dalam memuluskan PT Buana memenangi proyek di anggaran perubahan Kementerian Kesehatan pada 2010 itu.

Jika nantinya KPK benar-benar menemukan bukti keterlibatan Nazaruddin, maka daftar kasus mantan bendahara umum Demokrat tersebut akan semakin panjang di KPK. Nazaruddin mulanya terseret kasus proyek wisma atlet SEA Games XXVI di Jakabaring, Palembang. Kemudian proyek di Direktorat Jenderal Peningkatan Mutu Pendidikan dan Tenaga Kependidikan Kementerian Pendidikan Nasional.

Kedua kasus ini tengah ditangani KPK. Lembaga ini juga telah memanggil Nazaruddin untuk dimintai keterangan. Namun, dua kali dipanggil ia yang disebut-sebut berada di Singapura tak kunjung datang sehingga KPK berencana melakukan penjemputan paksa.

(fjp/lrn)


Berita Terkait