"Finalnya nanti akhir 2012," kata Mendagri Gamawan Fauzi di Kantor Presiden, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta, Rabu (22/6/2011).
Untuk itu, dalam waktu 6 bulan persiapan terus dilakukan agar pendataan bisa segera dilaksanakan. "Harus selesai sekian ratus kabupaten dan kota," imbuhnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk faktor keamanan e-KTP itu pun Gamawan tidak khawatir, dia yakin e-KTP meski berlaku secara elektronik tidak akan diganggu hacker.
"Kita akan menggunakan expert-expert dari ITB, dari BBPT, sandi negara, ada macam-macam, jadi yang tim teknis itu ada 15 kementerian dan lembaga yang ikut membidani," terangnya.
Data e-KTP ini nantinya akan terkoordinasi dengan sejumlah kementerian dan lembaga. Jadi bisa dipakai untuk mendeteksi sejumlah kejahatan.
"Misalnya untuk mengantisipasi kejahatan-kejahatan teroris, untuk data asuransi, data kesehatan, untuk paspor," imbuhnya.
(ndr/nrl)











































