"Baru diduga saja kan, kita masih harus mengumpulkan bukti. Ada tiga orang," kata Kapolres Bekasi Kota Kombes Imam Sugianto di sela-sela meninjau penampungan TKI yang digerebek di Jalan Wibawa Mukti II KM 6 Kampung Cakung RT 3/4, Kelurahan Jatisari, Kota Bekasi, Rabu (22/6/2011).
Para terduga pelaku tersebut kini tengah dimintai keterangan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam kesempatan yang sama, Kapolda Metro Jaya Irjen Sutarman mengatakan pelaku sudah teridentifikasi. Namun, Kapolda mengaku belum tahu jumlah pelaku penembak polisi itu. "Masih dikembangkan. Ya tinggal diciduk saja," kata Kapolda.
Penembakan ini terjadi saat Sugiyantoro sedang melakukan "kring reserse" (berpatroli) bersama 5 anggota lainnya. Ketika tiba di Jl Raya Mess AL Kampung Raden Jatirangon, Bekasi, polisi mencurigai sebuah mobil Toyota Kijang Innova warna hitam yang sedang diparkir di depan toko sembako Ongko Mulyo.
Saat itu waktu menunjukkan sekitar pukul 03.00 WIB, 1 Juni 2011. Mobil tersebut diparkir dengan membelakangi toko sembako. Kemudian, korban yang dibonceng Brigadir Nuh Supriyatna mendekati sasaran. Sementara anggota lainnya bersiaga di gang tak jauh dari lokasi.
Ketika mendekati mobil, tiba-tiba dari dalam, pelaku langsung memberondong anggota dengan senjata laras panjang. Pelakunya diduga berjumlah 5 orang.
Baku tembak antara pelaku dan anggota pun pecah. Korban jatuh setelah terkena tembakan tepat di bagian mata sebelah kanan. Sedangkan pelaku melarikan diri. Sementara rekan Sugiyantoro lainnya membawa korban ke rumah sakit. Sugiyantoro akhirnya meninggal dunia.
(aan/nrl)











































