"Berdasarkan penjelasan MK di Panja, saya lihat justru tidak ada peran dan keterkaitan saya dengan pembuatan surat palsu. Jangan-jangan ini skenario. Saya merasa dijebak. Saya yakin ini by skenario," ujar Nurpati saat dihubungi wartawan, Rabu (22/6/2011).
Wanita berkacamata ini mengaku dirinya tidak mengetahui bila surat yang ia terima tertanggal 14 Agustus 2009 itu palsu. "Prinsipnya setelah saya mengetahui surat itu dinyatakan palsu. Saya langsung merevisi keputusan KPU," tegas Andi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pada saat itu sudah clear, tetapi kenapa baru diangkat lagi sekarang? Padahal sudah dua tahun lalu kejadiannya," gugatnya.
"Pada saat Pak Mahfud melaporkan Nazaruddin ke Pak SBY, dia bilang masih ada petinggi Demokrat yang akan dilaporkan, tapi ke polisi terkait pemalsuan surat MK. Pada saat itu saya sudah menduga itu dialamatkan pada saya," sambung Nurpati.
(her/lh)











































