Andi Nurpati: Saya Merasa Dijebak

Pemalsuan SK MK

Andi Nurpati: Saya Merasa Dijebak

- detikNews
Rabu, 22 Jun 2011 16:59 WIB
 Andi Nurpati: Saya Merasa Dijebak
Jakarta - Politisi Demokrat Andi Nurpati angkat bicara soal kasus yang menyeret namanya terkait kasus dugaan pemalsuan surat putusan Mahkamah Konstitusi (MK) mengenai hasil sengketa Pemilu Legislatif 2009 untuk Dapil 1 Sulawesi Selatan. Mantan komisioner KPU ini merasa dijebak dalam kasus tersebut.

"Berdasarkan penjelasan MK di Panja, saya lihat justru tidak ada peran dan keterkaitan saya dengan pembuatan surat palsu. Jangan-jangan ini skenario. Saya merasa dijebak. Saya yakin ini by skenario," ujar Nurpati saat dihubungi wartawan, Rabu (22/6/2011).

Wanita berkacamata ini mengaku dirinya tidak mengetahui bila surat yang ia terima tertanggal 14 Agustus 2009 itu palsu. "Prinsipnya setelah saya mengetahui surat itu dinyatakan palsu. Saya langsung merevisi keputusan KPU," tegas Andi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Andi, dengan direvisinya keputusan KPU dengan menyatakan yang berhak atas kursi DPR dari Dapil I Sulsel adalah Mestaryani Habie dan bukan Dewi Yasin Limpo, maka persoalan tersebut sudah selesai. Namun ia heran kenapa kasus ini kembali mencuat.

"Pada saat itu sudah clear, tetapi kenapa baru diangkat lagi sekarang? Padahal sudah dua tahun lalu kejadiannya," gugatnya.

"Pada saat Pak Mahfud melaporkan Nazaruddin ke Pak SBY, dia bilang masih ada petinggi Demokrat yang akan dilaporkan, tapi ke polisi terkait pemalsuan surat MK. Pada saat itu saya sudah menduga itu dialamatkan pada saya," sambung Nurpati.

(her/lh)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads