Menurut pria yang akrab disapa Ical ini, moratorium pengiriman TKI ke Saudi justru akan menimbulkan masalah baru. Yakni pengangguran di dalam negeri akan bertambah.
"Kalau moratorium langsung, bagaimana dengan 1 juta lapangan pekerjaan? Apakah kita semua sudah bisa membuat satu juta lapangan kerja? Itu secara dingin harus dipikirkan," ujar Ical.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Ical para tenaga kerja yang dikirim ke luar negeri sebaiknya diberikan pengertian tentang resiko bekerja di negeri orang. Dengan demikian resiko pekerja Indonesia yang terkena hukuman bisa diminimalisir.
"Kita mau mengadakan suatu proteksi kepada seluruh TKI, tapi proteksi itu juga harus berupa bagaimana lapangan kerja di Indonesia. Sebaiknya ada sesuatu pendidikan yang lebih lanjut tentang resikonya bekerja di sana," terangnya.
Ical juga tidak sependapat bila pemerintah Indonesia menarik hubungan diplomatik dengan Arab Saudi. Hubungan diplomatik dengan negara kaya minyak itu dinilai masih perlu, terutama untuk penyelenggaraan haji.
"Hubungan diplomatik harus terus berjalan, kalau tidak punya hubungan diplomatik, kita mau pergi haji bagaimana?. Diplomasi tingkat tinggi yang harus dilakukan Indonesia dengan Arab Saudi," imbuhnya.
(her/lh)










































