Ical: Kasus Ibu Siami Bukti Kejujuran Semakin Langka

Ical: Kasus Ibu Siami Bukti Kejujuran Semakin Langka

- detikNews
Rabu, 22 Jun 2011 11:17 WIB
Jakarta - Kasus yang menimpa Ibu Siami warga Jl Gadel Sari Barat, Kecamatan Tandes, Surabaya sungguh miris. Siami diusir ratusan warga setelah ia melaporkan guru SDN Gadel 2 yang memaksa anaknya, Al, memberikan contekan kepada teman-temannya saat ujian nasional pada 10-12 Mei 2011 lalu.

Menurut Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie, kasus yang menimpa Ibu Siami merupakan bukti betapa mahalnya nilai kejujuran saat ini.

"Kita tentu prihatin dengan Ibu Siami karena melaporkan tekanan guru untuk beri contekan teman-temannya. Kasus ini meninggalkan satu pesan betapa nilai kejujuran semakin langka," ujar pria yang akrab disapa Ical ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hal ini ia sampaikan saat menjadi Keynote Speaker dalam seminar berjudul 'Reaktualisasi Nilai-nilai Pancasila dalam Pendidikan untuk Membangun Karakter Bangsa' di ruang Pustakaloka, gedung Nusantara IV, DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (22/6/2011).

Ical juga menyoroti sistem pendidikan nasional saat ini yang hanya mementingkan hasil dibanding nilai-nilai budi pekerti. Di hapusnya mata pelajaran Pancasila menjadikan nilai-nilai budi pekerti dan kejujuran akan semakin hilang.

"Penyelenggara pendidikan kita orientasi hanya kepada hasil jangan harap nilai-nilai etika dan kejujuran akan mengemuka," kritik Ical.

Siami dan keluarganya diusir ratusan warga setelah ia melaporkan guru SDN Gadel 2 yang memaksa anaknya, Al, memberikan contekan kepada teman-temannya saat ujian nasional pada 10-12 Mei 2011 lalu. Keluarga Siami dituding telah mencemarkan nama baik sekolah dan kampung.


(her/ndr)


Berita Terkait