Keluarga Tetap Minta Jenazah Ruyati Dibawa ke Tanah Air

Keluarga Tetap Minta Jenazah Ruyati Dibawa ke Tanah Air

- detikNews
Selasa, 21 Jun 2011 20:28 WIB
Jakarta - Pihak keluarga terus mendesak pemerintah untuk dapat mengupayakan pemulangan jasad Ruyati ke Tanah Air. Meski pihak Kementerian Luar Negeri menyatakan kepada sulit untuk menerbangkan jasad 'pahlawan devisa' itu ke Indonesia.

"Saya meminta digali saja makam ibu saya, biar saya yang memakamkan ibu saya di rumah saya," tegas Een Nuraeni (35), putri sulung TKI Ruyati, usai demonstrasi di Kedubes Arab Saudi di MT Haryono, Cawang, Jakarta Timur (21/6/2011).

Menurut Een, keluarga tidak menyangka sang ibu nekat berangkat kerja ke luar negeri dengan bantuan usia dimudakan 11 tahun. Pasalnya, keluarga sudah melarang keinginan sang ibu untuk menjadi TKI di Arab.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kepingin saya ditolak saja ibu saya, saya dan adik-adik saya sudah larang ibu supaya enggak berangkat ke Arab," kata Een.

"Cucu ibu sudah banyak, lebih baik ibu ngurus cucu-cucunya saja," imbuh Een yang tidak berhenti terisak tangis.

Een masih ingat betul terakhir kali ibunya berbincang dengan dirinya dan adik-adiknya. Kontak terakhir itu berlangsung 31 Desember 2010.

Dalam perbincangan via telepon itu, sang ibu berjanji akan mengirimkan uang kepada keluarga di Indonesia, setelah adanya keinginan dari majikan Ruyati untuk membayar 7 bulan gaji yang tidak kunjung dibayarkan.

"Ibi pernah bilang kalau minta uang ke majikan susah, disuruh pulang enggak bisa karena harus sesuai kontrak," tutur Een.

Selain berjanji akan mengirimkan uang, Ruyati berpesan kepada anak-anaknya untuk saling rukun. "Itu pesan terakhir yang selalu ibu sampaikan dan saya ingat," ujarnya.

(ahy/mad)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini