"Kejadian berakhir dengan damai," ujar Kapolsek Jagakarsa Kompol H Sianturi kepada wartawan di lokasi kejadian, Selasa (21/6/2011).
Menurut Sianturi, tokoh masyarakat, pemuka agama dan aparat keamanan setempat mempertemukan kedua belah pihak untuk membuat surat pernyataan agar tidak memperpanjang masalah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah disepakai berdamai dua orang yang diduga sebagai pelaku penyerangan sudah dibebaskan oleh petugas Polsek Jagakarasa. "Parman dan Erik dibebaskan," ungkapnya.
Keributan ini kata Sianturi berawal ketika salah seorang pelanggan bengkel dari kelompok tertentu tidak puas dengan hasil perbaikan si pemilik bengkel. Karena kesal sang pelanggan meminta uang service dikembalikan, namun ditolak.
"Awalnya karena tidak puas dengan hasil service," tandasnya.
Saat ini lokasi disekitar bentrokan sudah mulai kondusif. Warga yang sempat berkumpul membawa besi dan bambu mulai membubarkan diri. Polisi juga sudah mulai membubarkan diri.
(did/lh)











































