"Saya akan buka semua proyek di Kemenpora yang direkayasa sama Komisi X DPR, Angelina, Wayan Koster, dan Mirwan Amir, dan Menterinya Andi Mallarangeng, soal pembangunan Stadion di Palembang dan pembangunan Stadion di Ambalang," ancam Nazar dalam pesan BlackBerry Messenger (BBM) kepada detikcom, Selasa (21/6/2011).
Nazaruddin pun mengaku ada proyek yang nilainya mencapai triliunan, dia Kemenpora. Nazaruddin menuding ada bancakan di balik proyek itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Benarkah tudingan Nazaruddin ini? Belum bisa dipastikan. Nazaruddin berada di Singapura sejak 23 Mei 2011. Nazaruddin masuk daftar cegah ke luar negeri, KPK baru mengeluarkan surat cegah pada 24 Mei. Nazaruddin sudah 3 kali mangkir dari panggilan KPK untuk menjalani pemeriksaan terkait kasus Kemendiknas dan Kemenpora. Nazaruddin beralasan sakit.
Terkait tudingan dan bola panas yang dilemparkan Nazaruddin, petinggi PD seperti Benny K Harman menyangsikannya.
Benny tak yakin yang menulis tuding-tudingan itu adalah Nazaruddin. Karena menurutnya Nazaruddin tak mungkin melakukan hal itu.
"Bisa saja orang lain tulis. Saya nggak yakin itu BBM dia," ujar Benny sambil mengecek PIN BBM Nazaruddin di ponsel salah seorang wartawan. Ternyata hasil pengecekan PIN BBM Nazaruddin yang ada di BlackBerry wartawan dan Benny sama.
(van/ndr)











































