Siswa Madrasah Menangis Dengar Kisah Tragis Ruyati

Siswa Madrasah Menangis Dengar Kisah Tragis Ruyati

- detikNews
Selasa, 21 Jun 2011 13:26 WIB
Siswa Madrasah Menangis Dengar Kisah Tragis Ruyati
Medan - Puluhan siswa Madrasyah Tsanawiyah (MTs) Yayasan Pendidikan Islam Miftahussalam di Medan, Sumut, menggelar doa bersama untuk Ruyati, TKI yang dipancung di Arab Saudi. Para siswa menangis mendengarkan kisah pilu Ruyati nan tragis.
Β 
Doa ini merupakan bentuk simpati pihak yayasan dan siswa MTs YPI Mitahussalam terhadap nasib almarhumah Ruyati. Doa bersama ini berlangsung di kompleks sekolah tersebut, Jl Darussalam, Medan, Selasa (21/6/2011).
Β 
Sejumlah siswa terlihat meneteskan airmata saat seorang guru bercerita tentang perjuangan Ruyati agar tidak menjalani hukuman pancung, sesaat sebelum doa dipanjatkan. Salah seorang siswa, Anggraini Putri mengatakan, peristiwa tragis yang dialami Ruyati tidak akan terjadi jika pemerintah Indonesia peduli dengan nasib pahlawan devisa yang bekerja di luar negeri.

"Rasanya tidak adil kalau dipancung. Presiden maunya minta tolong ke Arab Saudi agar tidak ada TKI yang dipancung lagi," kata Anggraini.

Sementara guru YPI Miftahussalam, Uldhi Khaldun menyatakan, acara doa bersama ini bermanfaat positif bagi para siswa untuk memupuk rasa solidaritas antarsesama.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kegiatan ini memiliki makna positif agar siswa memiliki rasa kepedulian antarsesama. Demikian juga hendaknya pemerintah Indonesia harus peduli terhadap nasib para TKI di luar negeri dengan menjamin bantuan hukum bagi mereka yang terbentur dengan masalah," kata Uldhi.


(rul/fay)


Berita Terkait