Pemandangan menarik itu, terjadi di kantor Kemenkum HAM, tempat pendaftaran calon pimpinan KPK. Wakil Ketua KPK Chandra M Hamzah, Deputi Penindakan Ade Rahardja dan Jubir KPK Johan Budi SP datang bersama-sama mendatangi tempat tersebut.
"Ya kami datang satu mobil, untuk mendaftar sebagai calon pimpinan KPK," terang Ade Rahardja di lokasi, Senin (20/6/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Chandra mengatakan, dirinya kembali mendaftar sebagai pimpinan KPK karena persoalan pemberantasan korupsi belum selesai. "Saya termotivasi karena persoalan pemberantasan korupsi yang belum tuntas," ujarnya.
Bagaimana dengan Johan Budi? Sang juru bicara KPK ini turut mendaftar karena ingin berpartisipasi dalam mengawal seleksi pimpinan KPK.
"Yang mendaftar tidak terlalu banyak. Ya ini bentuk kepedulian," terangnya.
Pendaftaran Johan ini mendapat komentar dari Menkum HAM Patrialis Akbar yang kebetulan ada di lokasi. "Ayo mas Johan, jangan komentar saja, ikut daftar jadi pimpinan," cetus Patrialis dalam perbincangan akrab dengan Johan.
Selain Chandra, Ade dan Johan, sebelumnya juga telah terdapat beberapa orang kalangan internal KPK yang turut mendaftar yakni Direktur Pengawas Internal dan Pengaduan Masyarakat Handoyo Sudrajat , Direktur Pembinaan Kerjasama antara Komisi dan Instansi Sudjanarko dan Penasehat KPK Abdullah Hehamahua.
(fjr/rdf)











































