"Yang namanya orangtua melihat anaknya begini ya terpukul. Semuanya kita serahkan kepada lawyer dan hakim agar bisa berjalan sesuai hukum yang berlaku," kata Ari usai sidang perdana Putri di PN Jaksel, Jl Ampera Raya, Jakarta, Senin (20/6/2011).
Sebagai orangtua, lanjut Ari, ada penyesalan di dalam dirinya. Namun Ari sadar kalau setiap kejadian tentu ada hikmah di belakangnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ari menceritakan semenjak ditahan, putrinya sempat mengalami sakit gangguan kejiwaan. Kemungkinan sakit itu terjadi karena Putri shock.
"Mungkin karena dia shock. Saat di RS Polri dia ada kemungkinan sakit gangguan kejiwaan," ujarnya.
Saat ditanyakan apakah Putri sudah lama mengalami masalah kejiwaan, Ari mengaku hal itu setelah Putri terlibat masalah narkoba. "Mungkin karena masalah ini. Kalau secara jelasnya tanya ke dokter," jawabnya.
Karena itu, Ari berharap agar anaknya bisa menjalani rehabilitasi. Karena memerangi masalah obat-obatan memang cukup berat. Rehabilitasi ini dilakukan sambil menguatkan mental Putri. Setelah itu, Putri bisa bersekolah lagi.
"Semoga tidak terlalu lama di dalam tahanan. Kita ingin dia direhab. Dalam arti dia bersih dan berada di lingkungan baru," harapnya.
Ari Sigit menghadiri persidangan Putri didampingi istrinya Rieke Callebout. Mereka berdua mengenakan pakaian berwarna putih.
(gus/fay)











































