"Ya jadi begini, kenapa Nazar mengatakan demikian, itu akibat hukum yang kita kenal, sebab akibat. Jadi jangankan Nazar, kalau semut diinjak akan menggigit," kata Ruhut saat dikonfirmasi detikcom, Senin (20/6/2011).
Ruhut tidak bisa berkomentar lebih jauh soal kebenaran pernyataan Nazaruddin itu. Sepenuhnya dia menyerahkan ke KPK untuk melakukan penyelidikan dan penyidikan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ruhut saat ini sedang berada di Sydney, Australia, dalam rangka berobat. Dia mengaku terakhir melakukan kontak Minggu (19/6) malam. "Kami sampai menangis," kata Ruhut yang mengaku mengajak Nazaruddin pulang ini.
Nazaruddin dalam "serangan" dari Singapura menyebut adanya aliran dana terkait kasus Kemenpora. Nazaruddin mengaku menyimpan rekaman pertemuan dengan tim pencari fakta PD.
"Yang hadir Ketua Fraksi Jafar Hafsah, Max Sopacua, Ruhut Sitompul, Benny K Harman, Edi Sitanggan, Mirwan Amir, Mahyudin, Nazaruddin, Angelina. Ini tanya dan suruh mereka jujur, apa yang dijelaskan Angelina ke tim TPF dan setelah itu Mirwan Amir terima uang dia jelaskan uang itu ke mana saja," beber Nazaruddin.
Nazaruddin berada di Singapura sejak 23 Mei 2011. KPK baru mengeluarkan surat cegah ke luar negeri untuk dia esok harinya pada 24 Mei.
KPK akan memeriksa Nazaruddin terkait kasus pelaksanaan proyek di Kemendiknas dan kasus Kemenpora dalam dugaan suap kasus Wisma Atlet. Namun Nazaruddin tidak datang dalam 3 panggilan yang telah dilayangkan KPK. Dia beralasan masih menjalani perawatan di Singapura dan telah menunjuk pengacara OC Kaligis.
Terkait tudingan Nazaruddin itu, baik Angelina Sondakh dan Mirwan Amir melalui pernyataan yang dikeluarkan elite PD, sudah membantah terlibat.
"Kalau pertemuan kan kita selalu ada pertemuan, kalau pembicaraan dalam pertemuan itu tentu kan tidak pada media saya harus membicarakannya. Karena itu urusan intern jadi saya tidak akan mengungkapkan yang dibicarakan. Oke, seperti itu kalau dia mengatakan begitu. Tapi bagi Bang Jafar tidak (tidak ada pertemuan)," ujar Ketua FPD Jafar Hafsah.
Sedang Angie juga telah membantah tudingan Nazaruddin. Dia menyerahkan penyelesaian kasus ini pada KPK. "Biarkan KPK bekerja secara profesional dan saya menghargai proses hukum yang berjalan," ujar Angie kepada detikcom, Sabtu (18/6).
(ndr/nrl)










































