Komandan Kompi dan 15 Senior Prada Agiopan akan Diperiksa POM TNI

Komandan Kompi dan 15 Senior Prada Agiopan akan Diperiksa POM TNI

- detikNews
Minggu, 19 Jun 2011 20:50 WIB
Komandan Kompi dan 15 Senior Prada Agiopan akan Diperiksa POM TNI
Jakarta - Anggota TNI Batalyon 134 Batam Prada Agiopan diduga tewas karena 'tindakan' berlebihan yang dilakukan senior dan komandan kompinya. Sebanyak 15 orang senior dan komandan kompi akan segera diperiksa di POM TNI.

"Semuanya 16, satu komandan kompi dan 15 seniornya akan kita periksa semua," ujar Kadispen TNI AD Brigjen Wiryantoro kepada detikcom, Minggu (19/6/2011).

Menurut Wiryantoro, 16 anggota TNI tersebut rencananya akan diperiksa di POM TNI di Medan, Sumatera Utara (Sumut). Namun hingga kini baru komandan kompi yang bisa dihadirkan ke POM.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sarana transportasi di sana kan terbatas, mungkin Selasa (21/6) mereka sudah sampai di Medan dan akan segera diperiksa," terangnya.

Bila terbukti bersalah, 16 anggota TNI tersebut akan dikenai sanksi berat sesuai dengan kesalahannya. "Saya tidak mau berandai-andai, yang jelas sanksi tegas dan keras pasti diberikan bila mereka memang terbukti bersalah dalam kasus ini," imbuhnya.

Prada Agiopan diduga tewas di tangan komandannya pada Sabtu (18/6) kemarin di tempat tugas. Kadispen TNI AD Brigjen Wiryantoro membenarkan adanya kekerasan yang dilakukan kepada Prada Agiopan.

"Diduga yang bersangkutan meninggal karena ada tindakan oleh senior dan komandan kompinya. Tindakan itu berlebihan, tapi sudah kita urus semua," ujar Wiryantoro.

Menurut Wiryantoro, Prada Agiopan adalah anggota yang sering melakukan pelanggaran disiplin. Kemudian para senior dan komandan kompi memberikan tindakan, namun tindakan tersebut dinilai berlebihan karena menyebabkan tewasnya Agiopan.

"Yang bersangkutan memang sering melakukan tindakan indisipliner, tetapi tetap akan kita proses semua seniornya termasuk komandan kompinya. Ini untuk mengetahui mereka bersalah atau tidak dalam kasus ini," imbuhnya.

(her/lh)


Berita Terkait