Sebanyak 21 korban luka-luka dan tak ada korban jiwa dalam kecelakaan ini.
Bus naas tersebut terguling di ruas jalan Desa Gitgit, Kabupaten Buleleng, Bali, pukul 15.00 Wita, Sabtu (18/6/2011). Diduga bus terguling akibat rem blong.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, dua korban, yaitu Tamiya (15) dan Sri Ulatayani (51) mengalami luka serius menjalani perawatan serius di RSUD Singaraja, Buleleng.
Kasat Lantas Polres Buleleng AKP Michael R. Risakotta menjelaskan tentang rombongan yang akan mengakhiri wisata di Bali ini.
Delapan rombongan bus akan menuju Pelabuhan Gilimanuk melalui jalur Gitgit. Namun, di medan berat berupa turunan dan tikungan tajam bus terguling.
Bus bernomor polisi K 1646 AB nyaris masuk ke dalam jurang sedalam tujuh meter. Beruntung badan bus tertolong deretan pohon cengkeh yang berada di pinggi jalan.
Polisi tengah melakukan pemeriksaan terhadap sopir bus dan saksi untuk mengetahui penyebab bus terguling. "Dari keterangan sementara, rem bus tak berfungsi sehingga terjadi kecelakaan," kata Risakotta, Minggu (19/6/2011).
(gds/nrl)











































