Keterangan yang diperoleh menyebutkan, longsoran tanah disertai pepohonan menutupi badan jalan di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) yang berada di perbatasan Kecamatan Pahae Jae dan Pahae Julu, Tapanuli Utara.
"Jalan yang terkena longsoran itu, di kilometer 28 dan kilometer 30," tukas seorang warga kepada detikcom melalui jaringan telepon.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kondisi jalanan yang tertimbun tanah longsor ini mengancam sejumlah lokasi yang sebelumnya terkena dampak gempa, akan terisolir. Pengiriman logistik maupun material bantuan lainnya bagi korban gempa akan sulit dilakukan.
Gempa berkekuatan 5,1 SR kembali mengguncang Tapanuli Utara, sore tadi sekitar pukul 18.58 WIB. Gempa ini merupakan susulan dari gempa sebelumnya pada Selasa (14/6/2011) lalu. Gempa tersebut berkekuatan 5,5 SR dan terjadi dua kali, yakni pada pagi pukul 07.58 WIB dan pukul 10.00 WIB.
Selain merusakkan lebih dari 700 rumah, gempa tersebut menyebabkan tanah di perbukitan luruh dan menimbun badan jalan. Setelah sempat membuat kemacetan panjang selama beberapa jam, lalu lintas kembali lancar setelah pihak Dinas Pekerjaan Umum membersihkan areal yang tertimbun longsoran tersebut.
(rul/anw)










































