"Memang tidak manusiawi, tapi harus bagaimana lagi. Kenyataannya fasilitas yang kita miliki untuk menampung seluruh tahanan itu memang terbatas," ujar Patrialis saat meninjau Lembaga Permasyarakat Kelas II A Muaro Padang, Jalan Muaro, Sabtu (18/6/2011).
Dikatakan Patrialis, untuk menanggulangi kelebihan jumlah tahanan itu diperlukan upaya perbaikan dan pembangunan LP baru. Selain itu, pihaknya juga mengusulkan agar tahanan yang masuk penjara karena perkara kecil tidak harus ditahan di LP Muaro.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita akan membangun 31 Lembaga Pemasyarakatan baru, salah satunya termasuk LP Kelas IIA Muaro Padang yang rencananya akan dipindahkan ke kawasan Anak Air, Koto Tangah Padang," kata dia.
Lebih lanjut Patrialis mengatakan, penambahan bangunan LP baru di Indonesia merupakan sesuatu yang mendesak karena total hunian LP yang ada saat ini sekitar 135-140 ribu orang. Sedangkan kapasitas lapas di seluruh wilayah Indonesia hanya untuk menampung sekitar 80 ribu orang.
Patrialis Akbar datang ke LP Muaro Padang dalam rangka kunjungan kerja ke daerah. Di LP Muaro Padang, menkum HAM sempat mengunjungi sejumlah ruang tahanan, termasuk ruang tahanan Anggota Komisi II DPR RI Djufri yang ditahan karena kasus dugaan korupsi tanah semasa menjabat sebagai Walikota Bukittinggi.
Menkum HAM juga memberi kesempatan kepada rombongan wartawan untuk mengikuti aktivitasnya mengunjungi dan menyempatkan diri berbincang-bincang dengan sejumlah tahanan.
(yon/anw)











































