"Iya dong. Ini perbuatan teror, orangnya teroris, tapi jaringan mana kita belum tahu," ujar Kabag Penum Mabes Polri, Kombes Boy Rafli Amar saat dihubungi wartawan, Sabtu (18/6/2011).
Menurut Boy, insiden ledakan bom rakitan yang dibungkus dalam paket ukuran 15x20 cm tersebut sangat mirip dengan modus bom buku yang telah marak sebelumnya. Untuk mengantisipasi dan menelusuri lebih lanjut kejadian ini, Mabes Polri telah menurunkan tim Densus 88 ke lokasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selanjutnya, Boy mengimbau masyarakat untuk tetap waspada. Terhadap paket-paket yang dirasa mencurigakan, Boy menganjurkan masyarakat untuk meminta bantuan pihak Kepolisian menangani paket tersebut.
"Kita harapkan masyarakat waspada. Kalau tidak yakin, hubungi polisi untuk minta dibukakan. Gratis," pungkas Boy.
Pagi ini, sekitar pukul 09.00 WIB, sebuah bom rakitan meledak di SM swalayan yang terletak di Jl Yos Sudarso, Lubuk Linggau, Sumatera Selatan. Ledakan ini mengakibatkan si pemilik swalayan, Hindra Sumarjono, mengalami luka-luka dan harus menjalani perawatan di rumah sakit.
(nvc/gah)











































