KPK Didesak Periksa Angelina Sondakh Cs

KPK Didesak Periksa Angelina Sondakh Cs

- detikNews
Sabtu, 18 Jun 2011 13:57 WIB
 KPK Didesak Periksa Angelina Sondakh Cs
Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diminta turun tangan menindaklanjuti pernyataan politisi Partai Demokrat, Nazaruddin, yang menyebut Angelina Sondakh, Wayan Koster, dan Pimpinan Banggar Mirwan Amir yang diduga memainkan uang suap Wisma Atlet. KPK harus segera memeriksa mereka secepatnya.

"Saya kira KPK bisa memanggil pihak-pihak yang disebut Nazaruddin dan jangan sampai terlambat. KPK ini kan sebenarnya serba terlambat. Terlambat menetapkan Nazaruddin, terlambat memanggil Nazaruddin dan terlambat memanggil pihak terkait, pihak terkait itu politisi PDIP Wayan Koster, Angelina Sondakh. Yang jelas pihak-pihak ini harus dipanggil oleh KPK," kata Peneliti Pukat UGM, Oce Madril usai menghadiri acara diskusi Polemik Trijaya bertajuk "Tragedi Siami dan Negeri Kleptokrasi" di Warung Daun, Jl Cikini Raya, Jakarta Pusat, Sabtu (18/6/2011).

Oce menduga ada pihak-pihak tertentu yang membuat KPK lambat bertindak. "Saya kira dalam analisis politik itu bisa kalau dilihat lambatnya KPK bertindak. Hari ini kasus Wisma Atlet hampir 1 bulan dan tidak ada perkembangan yang progresif. Kalau kita bandingkan dengan masa awal KPK berdiri bahkan dalam waktu 2 bulan KPK bisa menyelesaikan 1 kasus. Kalau diulur-ulur terus ini tren yang terjadi di KPK," ujarnya.
Menurut dia, Angelina Sondakh juga perlu dinonaktifkan. "Angelina harus dinonaktifkan. Nazaruddin segera dipulangkan," kata Oce.
Ketika ditanya seputar Nazaruddin yang dipanggil terkait kasus Kemendiknas, bukan Sesmenpora, Oce menilai hal tersebut merupakan strategi dari KPK.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Itu strategi hukum dari KPK untuk menjerat atau bisa jadi bukti yang tidak kuat di kasus Sesmenpora. Yang jelas KPK harus secepatnya menetapkan tersangka baru dalam kasus Sesmenpora juga begitu dalam kasus Kemendiknas karena kasus ini berhubungan dengan politisi partai penguasa jangan sampai berlarut dan nanti jadi bola politik yang sangat kuat," kata Oce.

Nazaruddin melempar bola panas dari persembunyiannya di Singapura. Nazaruddin menyebut tiga nama yang menurutnya memainkan uang suap Wisma Atlet Sea Games Palembang. "Yang bermain anggaran di Sesmenpora itu Ibu Angelina Sondakh, Pak Wayan Koster, dan Pimpinan Banggar Pak Mirwan Amir, bukan saya," tutur Nazaruddin dalam pesan BBM.

Dua di antara tiga nama tersebut adalah rekannya sendiri di internal PD. Angelina Sondakh menjabat tim banggar Komisi X DPR dari FPD, sedangkan Mirwan Amir tak lain adalah Wakil Ketua Banggar DPR dari FPD. Sementara satu orang lagi, Wayan, adalah anggota Komisi X DPR dari FPDIP.

Menurut Nazaruddin, hal tersebut sama dengan yang dilaporkan Angelina Sondakh kepada tim investigasi PD atau Tim Pencari Fakta (TPF). Meski TPF menuturkan tak ada keterkaitan Angelina dengan suap Kemenpora. "Itu penjelasan Angelina di depan tim TPF (tim investigasi PD)," jelasnya.


(aan/gah)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads