Awas! Penipuan Berkedok Agen Tenaga Kerja

Awas! Penipuan Berkedok Agen Tenaga Kerja

- detikNews
Jumat, 17 Jun 2011 21:49 WIB
Jakarta - Tergiur janji manis seorang penyalur tenaga kerja, 4 orang pria asal Ponogoro, Jawa Timur justru kena tipu. Bukannya berangkat menjadi tenaga kerja di Taiwan, mereka malah luntang-lantung di Jakarta. Uang Rp 140 juta yang sudah disetorkan raib dibawa kabur pelaku.

Misdi (32), Purwanto (29), Agus Widodo (28) dan Edi Umar (28) mendapat informasi adanya pekerjaan di Taiwan melalui iklan di sebuah selembaran. Dengan cepat mereka menghubungi nomor telpon atas nama Lukas Chang tertera di selembaran tersebut

Dalam perbincangan tersebut Lukas mengiming-imingi 4 orang itu sebuah pekerjaan di Taiwan dengan pendapat lumayan besar. Kepincut ucapan Chang, 4 orang ini akhirnya memutuskan berangkat ke Jakarta pada 6 Juni lalu. Selanjutnya mereka kopi darat dengan Chang di kawasan Tanjung Duren, Jakarta Barat.

Setelah masing-masing kepala menyetor uang administrasi Rp 35 juta, Chang berjanji akan memberangkatkan mereka pada 8-15 Juni 2011. Ternyata harapan itu tinggal kenangan hingga waktu yang dijanjikan Chang tak juga memberi kabar.

Merasa ada yang janggal ke-empat pria bujang ini melapor ke Polsek Tanjung Duren. Berdasarkan keterangan dari para korban, petugas langsung melakukan penyelidikan. Akhirnya Chang berhasil ditangkap di Gading Serpong, Tangerang pada Jumat dinihari.

Kapolsek Tanjung Duren Kompol Arif Budiman mengungkapkan, saat ditangkap Chang berusaha berkelit dan mengatakan jika uang itu sudah disetorkan kepada seorang agen di Taiwan bernama Mary. Petugas menduga Chang merupakan sindikat penipu berkedok penyalur jasa tenaga kerja.

"Mary itu fiktif atau benar ada masih kita selidiki," kata Arif.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, Chang terbukti telah melakukan tindak pidana penipuan dan penggelapan. Kini Chang meringkuk di sel tahanan Polsek Tanjung Duren untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.

"Chang sudah ditetapkan sebagai tersangka," tandasnya.

(did/mok)


Berita Terkait