"Saya tidak ingin ada pemberitaan soal kasus saya dan Leni. Karena saya sudah tidak ada hubungan apa-apa lagi dengan dia," kata Anjas kepada detikcom melalui sambungan telepon, Jumat (17/6/2011).
Saat detikcom menjelaskan mengenai duduk perkara persoalan, Anjas tetap bersikukuh apa yang saat ini mendera mantan kekasihnya itu tidak untuk diberitakan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat detikcom mengunjungi kediaman Anjas di kawasan Kemayoran, Anjas tidak berada di rumah. Yang bersangkutan masih bekerja.
"Anjas masih kerja," kata Ibunda Anjas, Sulistianingsih (52), kepada detikcom.
Di rumah sederhana berlantai dua itu, Anjas tinggal bersama ibunya dan dua orang kakak. "Anjas itu bungsu," kata Sulistianingsih.
Sang ibu juga enggan berkomentar mengenai kasus yang menimpa anak bungsunya tersebut. "Nanti saja di sidang minggu depan," kata Sulistianingsih ramah.
Leni dipidanakan karena menyiram Anjas dengan air panas. Hal ini dilakukannya sebagai bentuk pembelaan diri karena Anjas melakukan pelecehan seksual padanya.
Leni juga sebelumnya sudah meminta putus karena Anjas suka melakukan kekerasan pada mahasiswi Universitas Paramadina itu. Namun Anjas tidak mau diputus dan berjanji tidak melakukan kekerasan lagi pada Leni.
Sekarang kasus ini sudah masuk meja hijau di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Rencananya tanggal 20 Juni 2011 akan dilangsungkan sidang kedua dengan agenda tanggapan terdakwa, Lena, atas dakwaan jaksa.
(ahy/gah)











































