"Sekitar 30 menit. Sebelumnya di Kemenpora," kata seorang pernyidik KPK yang enggan menyebutkan namanya di PT Permai Group, Gedung Menara Jaya, Jl Warung Buncit, Jakarta Selatan, Jumat (17/6/2011).
Menurut dia, dari rekonstruksi yang telah dilakukan di 3 titik ini dilakukan puluhan adegan. 15 Petugas KPK terlibat dalam kegiatan tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Di sini cuma melakukan rekonstruksi untuk kelancaran penyelidikan," imbuhnya.
Kala rekonstruksi digelar, wartawan tidak boleh mendekati lokasi. Sekitar 10 polisi bersenjata laras panjang berjaga di sekitar gedung. Reka ulang ini sepi dari penonton.
Sekitar pukul 17.10 WIB, petugas KPK dan polisi meninggalkan lokasi tempat Mindo Rosalino berkantor itu. 1 Truk polisi, dan 4 kendaraan KPK yang juga berisi sejumlah tersangka kasus dugaan suap Sesmenpora yakni M El Idris, Wafid Muharam dan Mindo Rosalina. Selanjutnya rekonstruksi dilakukan di restoran Arcadia Senayan.
Sebelumnya, cek sebesar Rp 3,2 miliar serta uang senilai Rp73,171 juta, USD128.148, AUD 13.070 dan EUR 1.955 ditemukan KPK kala menangkap Wafid Muharam. Uang tersebut berada dalam amplop di tempat sampah. Mindo, Wafid dan El Idris ditengarai terlibat kasus suap di Sesmenpora dalam pembangunan Wisma Atlet di Palembang.
Untuk diketahui, Wisma Atlet di Palembang berada di kawasan Jakabaring Sport City. Pemerintah Daerah Palembang menargetkan Juli 2011, pembangunan gedung yang akan menampung sekitar 4.000 atlet ini dapat selesai. Pembangunan proyek wisma diketahui selama ini dijalankan oleh oleh PT Duta Graha Indah.
(vit/nrl)











































