Pantauan detikcom, Jumat (17/6/2011) kemacetan di Merak sudah dimulai dari Tol Merak Km 96. Dari Km 96 menuju pintu tol yang berjarak 3 km, butuh waktu dua jam.
"Dari Km 96 sampai pintu tol, saya butuh waktu 2 jam," kata Haryono, sopir truk dengan muatan barang kelontong kepada detikcom.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kendaraan lain dialihkan ke Jl Cikuasa Bawah, namun kondisinya macet juga. Jalan sempit dan rusak ditambah lagi arus keluar masuk kendaraan ke pelabuhan atau kawasan industri Pulorida.
Lantas apa penyebab kemacetan? Padahal kapal feri beroperasi normal. Rupanya kebijakan pembatasan operasi truk di jalan tol dalam kota Jakarta menjadi salah satu penyebabnya. Pembatasan itu, menyebabkan gelombang kedatangan truk ke Merak meningkat tajam pada dini hari.
"Akibat dibatasinya truk di Jakarta, setelah dini hari, truk yang datang dari Jakarta seperti air bah," kata Dirut PT ASDP Danang Baskoro di Pelabuhan Merak. Truk dilarang masuk tol dalam kota Jakarta pada pukul 05.00-22.00 WIB.
Faktor lainnya adalah truk-truk yang badannya lebih panjang dan makan tempat di atas kapal. Jika biasanya 45 truk bisa naik ke kapal feri, truk-truk besar ini membuat kapal hanya muat untuk 35 truk saja.
"Kita sekarang mengoptimalkan kapal yang ada untuk mengangkut truk dan mempercepat bongkar muat," kata Danang.
(fay/nrl)











































