"Jadi badan legislatif (Baleg) tidak perlu mengerucut satu angka, nanti biarkan pansus yang akan menyelesaikan masalah-masalah ini," ujar Ketua DPP Golkar, Priyo Budi Santoso.
Hal ini disampaikan Priyo kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (17/6/2011).
Priyo menuturkan dalam pansus tersebut nantinya DPR membahas revisi UU Pemilu bersama pemerintah. Sehingga akan banyak masukan dan perdebatan yang sehat dalam pansus.
"Artinya DPR membahas masalah ini bersama presiden. Sehingga bisa diputuskan berapa angka yang disetujui bersama," terangnya.
Menurut Priyo perdebatan UU Pemilu utamanya menyangkut PT Pemilu 2014 di Baleg DPR terlampau keras. Kalau nekat diputuskan saat ini maka bisa berakhir voting.
"Karena kalau divoting dari sekarang ini menghabiskan energi yang luar biasa," ucapnya.
(van/vit)











































