OC Kaligis: Nazaruddin Korban Politik Istana

OC Kaligis: Nazaruddin Korban Politik Istana

- detikNews
Jumat, 17 Jun 2011 14:40 WIB
Jakarta - Pengacara Nazaruddin, OC Kaligis menyebut kliennya sebagai korban politik. Dia yakin mantan Bendahara Partai Demokrat (PD) ini hanya dikorbankan elite-elite partai biru itu.

"Rencananya, pemecatannya saja dirapatkan di Istana Kepresidenan," kata Kaligis saat dihubungi detikcom, Jumat (17/6/2011).

Karena itu, dia yakin ada suatu rencana elite PD saat mengambil tindakan pemecatan kliennya dari posisi bendahara. "Ada muatan politik," imbuhnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Nazaruddin kini berada di Singapura. Dia pun belum berencana untuk pulang. "Tunggu dulu keadaan. Kalau karakternya masih dibunuh KPK, ya tidak," imbuh Kaligis.

Nazaruddin 3 kali mangkir dipanggil KPK. Partama pada Jumat (10/6), Nazaruddin tidak memenuhi panggilan KPK terkait kasus pengadaan proyek Kemendiknas pada 2007. Panggilan kedua pada Senin (13/6) terkait kasus Kemenpora, Nazaruddin tidak datang.

Nah, panggilan ketiga pada Kamis (16/6), Nazaruddin kembali dipanggil untuk kasus Kemenpora. Namun, dia juga tidak datang. Nazaruddin diketahui berada di Singapura sejak 23 Mei 2011. KPK mengeluarkan surat cegah untuk Nazaruddin pada 24 Mei 2011.


(ndr/fay)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini