"Rencananya, pemecatannya saja dirapatkan di Istana Kepresidenan," kata Kaligis saat dihubungi detikcom, Jumat (17/6/2011).
Karena itu, dia yakin ada suatu rencana elite PD saat mengambil tindakan pemecatan kliennya dari posisi bendahara. "Ada muatan politik," imbuhnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nazaruddin 3 kali mangkir dipanggil KPK. Partama pada Jumat (10/6), Nazaruddin tidak memenuhi panggilan KPK terkait kasus pengadaan proyek Kemendiknas pada 2007. Panggilan kedua pada Senin (13/6) terkait kasus Kemenpora, Nazaruddin tidak datang.
Nah, panggilan ketiga pada Kamis (16/6), Nazaruddin kembali dipanggil untuk kasus Kemenpora. Namun, dia juga tidak datang. Nazaruddin diketahui berada di Singapura sejak 23 Mei 2011. KPK mengeluarkan surat cegah untuk Nazaruddin pada 24 Mei 2011.
(ndr/fay)










































