"Panja yang sekarang saya melihatnya politis," kata Andi di Gedung DPR Senayan, Jakarta, Jumat (17/6/2011).
Meski begitu, Andi tetap akan hadir jika dia dipanggil Panja. Ia siap memberikan informasi yang diperlukan.
"Teknis nanti saya jelaskan pada Panja. KPU enggak tahu kalau ada surat palsu, termasuk saya. Tidak ada pemikiran surat palsu," kata Andi yang kini menjabat Ketua Divisi Komunikasi Publik Partai Demokrat.
Panja Mafia Pemilu berencana memanggil beberapa pihak yang terkait dengan dugaan pemalsuan surat putusan MK terkait sengketa Pemilu. Perhatian Panja jatuh pada mantan komisioner KPU, Andi Nurpati yang sebelumnya telah dilaporkan ke polisi terkait tuduhan yang sama.
"Di MK ada Hasan (staf MK) dan di KPU tentu Ibu Andi Nurpati. Banyaklah yang akan dipanggil termasuk Pak Mahfud (Ketua MK) juga," kata Wakil Ketua Komisi II, Ganjar Pranowo, Selasa (14/6).
(adi/nrl)











































