Acara digelar di kampus GRIPS di Tokyo, Jepang, Jumat (17/6/2011). Hadir dalam acara tersebut Direktur GRIPS Profesor Takashi Shiraishi, dan perwakilan kedutaan besar RI di Jepang.
Pagi harinya, SBY sudah terlebih dulu menggelar pertemuan dengan Ketua Asosiasi Persahabatan Jepang-Indonesia atau Japan-Indonesia Friendship Association (Japinda), Yasuo Fukuda. Pertemuan dengan mantan Perdana Menteri Jepang ini berlangsung di Hotel Imperial.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Beberapa hal yang dibahas SBY diantaranya tentang pengalaman Indonesia dalam menangani bencana tsunami di Aceh dan Nias tahun 2004 lalu. Menurut SBY, bangsa Indonesia bisa merasakan apa yang dialami oleh Jepang. Karena itu, kerjasama di antara kedua negara tentang bencana perlu ditingkatkan.
"Tapi pelajaran penting dari hal ini adalah kita harus tetap maju. Indonesia siap untuk terus bekerjsama dan bahu membahu dengan Jepang dalam hal apapun yang kita bisa," tuturnya.
Di akhir pidatonya, SBY juga menyoroti kerjasama ekonomi antara Jepang dan Indonesia. Ke depan, kerjasama ini diharapkan bisa terus maju dan berkembang.
"Jepang juga kita harapkan bisa berpartisipasi dalam mempromosikan ASEAN dalam membangun komunitas," tutup SBY.
(mad/nik)











































