"Saya tidak tahu. Saya juga tidak pernah mendengar hal ini," ujar Ramadhan Pohan saat dihubungi detikcom, Jumat (17/6/2011)
Ramadhan mengaku ragu dengan tudingan Nazaruddin itu. Dia juga tidak bisa memastikan apakah benar memang Nazaruddin yang mengirikan aneka pesan singkat dan pesan lewat BBM itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mantan bendahara umum PD Muhammad Nazaruddin melempar bola panas dari persembunyiannya di Singapura. Nazaruddin menyebut tiga nama yang menurutnya memainkan uang suap wisma atlet Sea Games Palembang.
"Yang bermain anggaran di Sesmenpora itu Ibu Angelina Sondakh, Pak Wayan Koster, dan Pimpinan Banggar Pak Mirwan Amir, bukan saya," tutur Nazar dalam pesan BBM kepada detikcom, Jumat (17/6/2011).
Dua di antara tiga nama tersebut adalah rekannya sendiri di internal PD. Angelina Sondakh menjabat tim banggar Komisi X DPR dari FPD, sedangkan Mirwan Amir tak lain adalah Wakil Ketua Banggar DPR dari FPD. Sementara satu orang lagi, Wayan, adalah anggota Komisi X DPR dari FPDIP.
Menurut Nazaruddin, uang dari Sesmenpora masuk ke tim banggar Komisi X DPR. Adalah anggota Komisi X DPR dari PDIP Wayan Koster, Anggota Komisi X DPR dari FPD, Angelina Sondakh, dan Wakil Ketua Banggar dari FPD Mirwan Amir disebutkan Nazar tersangkut langsung.
"Uang itu dari Wayan Koster sama Anggelina Sondakh diserahkan ke Mirwan Amir. Sama Mirwan Amir dibagi-bagi ke pimpinan banggar," beber Nazar.
Menurut Nazar hal tersebut sama dengan yang dilaporkan Angelina Sondakh kepada tim investigasi PD atau Tim Pencari Fakta (TPF). Meski TPF menuturkan tak ada keterkaitan Angelina dengan suap Kemenpora.
"Itu penjelasan Angelina di depan tim TPF (tim investigasi PD)," jelasnya.
Baik Angelina dan Wayan Koster sudah membantah terkait kasus Kemenpora. Mereka mengaku tidak tahu menahu.
(rdf/ndr)











































