Selain menikmati masakan khas Restoran Djuku yang khas dengan menu ikannya, sekitar 100 undangan juga dimanjakan dengan pertunjukan akustik dan pembacaan puisi oleh beberapa peserta MIWF 2011.
Seluruh hidangan yang dinikmati malam ini merupakan hasil kreasi dari Chef Janet deNeete dan chef cilik Aisha Kamilah Zumadi. Selain sebagai chef berkewarganegaraan Australia, Janet merupakan Direktur Ubud Writers & Readers Festival di Bali. Sedangkan Aisha merupakan cucu dari mantan Wapres Jusuf Kalla.
Setidaknya ada empat penulis asing yang turut berpartisipasi membacakan puisi di malam terakhir MIWF 2011 ini, yakni Abeer Solman asal Mesir, Gunduz Vassaf dari Turki, Maaza Mengiste asal Ethiopia dan Rodan Al Galidi asal Irak.
Menurut Direktur MIWF 2011, Lily Yulianti Farid yang ditemui detikcom, acara The United Nations of Fish ini digagas untuk menggalang dana pembangunan rumah budaya di Makassar yang bernama Rumata Artspace.
"Kita memanfaatkan malam terakhir untuk menggelar fundraising dinner, kebetulan Makassar dikenal sebagai kota yang terkenal dengan ikannya dan pemilik Restoran Djuku sudah lama menjadi sahabat Rumata, hasilnya kemudian akan disumbangkan untuk pembangunan rumah budaya Rumata," pungkas sastrawan perempuan yang kini menetap di Melbourne.
Dalam festival penulis internasional yang pertama kali digelar di Makassar ini diisi dengan berbagai kegiatan, seperti workshop menulis dan adaptasi karya sastra ke sinema yang dibawakan oleh sineas muda yang juga Direktur Rumata Artspace, Riri Riza. Roadshow penulis ke stasiun-stasiun radio di Makassar.
Adapula pembacaan puisi oleh sastrawan gaek Sapardi Djoko Damono, yang terinspirasi manuskrip Bugis kuno, I Lagaligo. Para peserta juga dibawa berjalan-jalan ke daerah pesisir Galesong dan pulau Barrang Lompo untuk berdiskusi dengan masyarakat pesisir Makassar dan sekitarnya.
(mpr/rdf)











































