"Ini pengadilan sesat, laknatullah, pengadilan yang disponsori AS. Hidup Ba'asyir!" teriak seorang perempuan bercadar sambil menangis di halaman PN Jakarta Selatan, Jalan Ampera Raya, Kamis (16/6/2011).
Seorang pendukung pria terlihat menenangkan emosi para perempuan tersebut. "Akhwat-akhwat tenang, jangan terpancing emosi. Jangan terprovokasi dan kembali ke barisan," imbau pria itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
(aan/nrl)











































