Menolak Bercumbu, Leni Malah Dipidanakan Pacar

Menolak Bercumbu, Leni Malah Dipidanakan Pacar

- detikNews
Kamis, 16 Jun 2011 13:57 WIB
Jakarta - Kekerasan dalam pacaran kembali terjadi. Kali ini menimpa Leni Oktaviani (21), mahasiswi jurusan Hubungan Internasional Universitas Paramadina di Jakarta. Karena Leni menolak diajak bercumbu dengan kekasihnya, Anjas (27), Leni malah dipidanakan.

"Waktu itu, Anjas bertemu Leni. Anjas meminta putus secara baik-baik," kata kuasa hukum Bunga dari LBH APIK, Erna di PN Jakarta Pusat, Jl Gadjah Mada, Jakarta, Kamis, (16/6/2011).

Anjas bertemu kekasihnya di rumah Leni di Kemayoran pada 22 November 2010. Awalnya Anjas meminta proses putus pacaran diselesaikan dengan baik-baik. Namun, ketika waktu menunjukkan pukul 19.30 WIB, Anjas mulai menunjukan hal aneh.

Tiba-tiba saja Anjas memaksa Leni menciumnya. Lalu Anjas juga memegang-megang tubuh Leni. "Lalu Leni menolak dengan menepis Anjas," kisah Erna.

Jelas saja tenaga Anjas lebih kuat. Anjas mendorong balik Leni dengan menekannya ke dinding menggunakan tangan. Merasa terpojok, Leni menjerit minta tolong dan menggigit tangan Anjas. "Lalu Anjas tiba-tiba merebut blackberry (BB) Leni," kisah Erna yang didampingi Leni.

Merasa BB hendak dirampas, Leni pun menggertak. Dia mengancam akan menyiram Anjas dengan air panas yang ada dalam gelas. Bukannya mengembalikan BB, tapi malah merampas dan mengantongi BB Leni.

"Langsung saja Leni menyiram muka Anjas dengan gelas yang berisi air panas," ungkap Erna.

Mendapat siraman air panas ini, muka Anjas lecet. Lantas dia keluar rumah dan menelepon orang tuanya. Lantas, orang tuanya pun mengadukan hal ini ke Polsek Kemayoran. Anehnya, polisi memproses Leni dan mengancam dengan pasal 351 KUHP dengan ancaman penjara 2,5 tahun. Kini Leni menghadapi sidang perdana di PN Jakpus.

"Ini kasus sangat dipaksakan. Leni ini membela diri. Kedua, tidak ada saksi. Dalam kamar tersebut hanya ada dua orang. Tiga, luka yang dialami Anjas hanya lecet. Kami akan eksepsi," tuntas Erna.


(asp/irw)


Berita Terkait