Pendukung Ba'asyir Sindir Penanganan Koruptor

Pendukung Ba'asyir Sindir Penanganan Koruptor

- detikNews
Kamis, 16 Jun 2011 13:40 WIB
Jakarta - Sementara Abu Bakar Ba'asyir mendengar vonis, ratusan pendukungnya terus melakukan demonstrasi di luar pengadilan. Satu persatu menyuarakan unek-uneknya terkait pengadilan Ba'asyir melalui megaphone. Sementara yang lain berdoa atau memekikkan takbir.

"Ini pengadilan azab. Ini pengadilan membunuh. Ingat akan muncul 1.000 ustadz Abu Bakar Baasyir. Osama belum meninggal. Kalau pun meninggal, meninggal karena sakit bukan ditembak," kata seorang pendukung Baasyir, Jamal Al Din didepan massa di halaman Pengadilan Negeri (PN) Jaksel, Jl Ampera Raya, Kamis (16/6/2011).

Lalu dia pun menyindir penanganan terhadap teroris, sementara untuk memburu teroris tidak sanggup.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jangan suka main keroyok. Jangan suka membunuh. Islam dikejar-kejar sampai hutan, koruptor lari ke luar negeri dibiarkan," tandasnya.

Diapun memastikan, usai sidang selesai tidak akan ada kerusuhan ataupun bom meledak.

"Presiden lari ke luar Indonesia, membayangkan akan ada benturan antara mujahidin dengan masyarakat. Presiden lari meninggalkan ke luar negeri. Kita buktikan selesai sidang kita kembali dengan aman. Biarkan presiden ketakutan dan lari. Sebentar lagi semua takut kepada mujahidin," tegasnya disambut pekik takbir.

(Ari/gun)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads