"Ini pengadilan azab. Ini pengadilan membunuh. Ingat akan muncul 1.000 ustadz Abu Bakar Baasyir. Osama belum meninggal. Kalau pun meninggal, meninggal karena sakit bukan ditembak," kata seorang pendukung Baasyir, Jamal Al Din didepan massa di halaman Pengadilan Negeri (PN) Jaksel, Jl Ampera Raya, Kamis (16/6/2011).
Lalu dia pun menyindir penanganan terhadap teroris, sementara untuk memburu teroris tidak sanggup.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Diapun memastikan, usai sidang selesai tidak akan ada kerusuhan ataupun bom meledak.
"Presiden lari ke luar Indonesia, membayangkan akan ada benturan antara mujahidin dengan masyarakat. Presiden lari meninggalkan ke luar negeri. Kita buktikan selesai sidang kita kembali dengan aman. Biarkan presiden ketakutan dan lari. Sebentar lagi semua takut kepada mujahidin," tegasnya disambut pekik takbir.
(Ari/gun)











































