Dua Desa Terpencil di Rembang Deklarasikan Bebas BAB Sembarangan

Dua Desa Terpencil di Rembang Deklarasikan Bebas BAB Sembarangan

- detikNews
Kamis, 16 Jun 2011 12:54 WIB
Rembang - Dulu, warga di dua desa terpencil di Rembang, yakni Dowan, Kecamatan Gunem dan Jatimudo, Kecamatan Sulang, buang air besar di jalan, kebun, sawah, dan area terbuka lain. Kini hampir semua punya jamban, sehingga mereka berani mendeklarasikan bebas buang air besar sembarangan.

Deklarasi dilakukan di SD Dowan, Gunem, Rembang, Jateng, Kamis (16/6/2011). Sekitar 150 orang, baik perwakilan warga, pemerintah setempat maupun aktivis LSM, hadir.

Acara dimeriahkan dengan drama yang dimainkan sejumlah anak. Dengan judul 'Goro-goro BAB' dan gaya cukup menghibur, fragmen ini menggambarkan pentingnya jamban sebagai langkah awal menuju sehat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kepala Desa Dowan, Parji mengaku pada awalnya, pihaknya kesulitan meminta warga membuat jamban. Namun sosialisasi terus dilakukan, terutama pada acara tradisional dan sekolah. Sehingga sejak tahun 2010, seluruh warga telah buang air besar pada tempatnya.

"Sebelumnya, di mana-mana bau, karena warga buang air besar di jalan, sawah, kebun, dan lain-lain," katanya dalam deklarasi.

Parji mengaku dari 435 KK, satu dua diantaranya belum memiliki jamban. Namun mereka mau menumpang di tetangganya, sehingga bau tinja nyaris tak lagi tercium.

Wakil Bupati Rembang Ahmad Hafids mengaku bangga dengan dua desa ini. Pemerintah berharap 292 desa lain, segera menyusul. "Kami siapkan dana Rp 50 juta bagi desa yang mampu melakukan hal serupa," katanya yang langsung disambut tepuk tangan hadirin.

Desa Dowan dan Jatimudo terletak di bagian Selatan Kota Rembang. Meski masih bisa diakses, lokasi dua desa ini cukup terpencil. Jalan utamanya sempit dengan hutan di kanan kiri. Program desa bebas BAB sembarangan merupakan kerja sama warga, pemerintah desa hingga kabupaten, dan LSM PLAN.

(try/ken)



Berita Terkait