"Saya tidak melihat gerakan ini sebagai sebuah gerakan sesaat, tapi ini adalah sebuah simbol bahwa suara kejujuran mendapatkan tempat di masyarakat," kata sosilog Imam Prasodjo.
Imam menyampaikan hal tersebut saat menghadiri dukungan terhadap Ny Siami di aula Mahkamah Konstitusi (MK), Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta, Kamis, (16/6/2011). Hadir dalam kesempatan tersebut wartawan senior Bambang Hary Murti, pengacara Todung Mulya Lubis, Rektor Universitas Paramadina, Anies Baswedan dan politikus Yenny Wahid. Sayangnya, Ny Siami tidak bisa hadir karena ada kepentingan lain.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Lalu dari mana memulai memperbaikinya? Integritas itu tidak bisa diajarkan, melainkan harus dicontohkan. Dari lingkungan keluargalah integritas dicontohkan. Dalam skala yang lebih luas, dicontohkan pemerintah," ungkap Anies.
Sayangnya, saat ini ini integritas dicontohkan bukan dari pemerintah, tapi dari kalangan bawah. Ny Siami sebagai rakyat kecil mengingatkan masyarakat Indonesia pentingnya sebuah kejujuran. "Saat ini, integritas di lavel puncak tidak ada. Tapi ada rakyat kecil yang mengingatkan kita semua," pungkas Anies.
(asp/lh)










































