"Dengan adanya perisitiwa cicak-buaya, simpati kepada KPK cukup tinggi dan kemudian harapan juga tinggi. Tetapi, dilihat dari kinerjanya lama-kelamaan timbul kekecewaan," keluh Panda.
Hal ini disampaikan Panda dalam pembelaan pribadinya di Gedung Pengadilan Tipikor, Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Rabu (15/6/2011) malam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Memang aneh cara-cara penanganan KPK dengan model begini. Rakyat juga lama-lama muak dengan cara seperti ini, tanpa prestasi, terkecuali hanya polemik, mulai dari soal melemahkan KPK, mengubah Undang-Undang KPK, sampai soal usaha-usaha untuk menyudutkan KPK," urainya.
Pola pimpinan saat ini juga dinilai Panda lebih sering menggunakan opini publik. Dengan adanya opini semacam itu, publik lah yang akan melegitimasi langkah apa yang akan dilakukan KPK.
(mok/van)











































