Sadis! Bocah 12 Tahun di Tangerang Digorok Perampok

Sadis! Bocah 12 Tahun di Tangerang Digorok Perampok

- detikNews
Rabu, 15 Jun 2011 18:26 WIB
Sadis! Bocah 12 Tahun di Tangerang Digorok Perampok
Tangerang - Agustono (40) warga perumahan Taman Cikande, Kabupaten Tangerang, shock begitu mengetahui anak laki-lakinya Kiki Ajinurama (12) tewas mengenaskan di rumahnya. Bocah ini diduga menjadi korban aksi perampokan.

Jenazah Kiki ditemukan pertama kali oleh neneknya Wati (60) di dalam kamar tidur rumah mereka di Taman Cikande, Blok A7 No 15 RT 07/01 Kecamatan Jayanti, Kabupaten Tangerang, Rabu (15/6/2011) pagi. Padahal sebelumnya, sang nenek hanya pergi untuk membeli nasi uduk.

"Saya lagi beli nasi uduk untuk Kiki, tapi sewaktu saya pulang Kiki sudah meninggal dan banyak darahnya di leher," kata Wati sambil menangis.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Wati tidak menyangka, kalau sewaktu dirinya membangunkan Kiki untuk siap bersekolah, adalah pertemuannya yang terakhir. "Sewaktu saya pulang dari beli nasi uduk, saya panggil Kiki agar sarapan, tapi ternyata dia sudah meninggal," tambah Wati.

Agustono ayah Kiki mengatakan, dirinya sama sekali tidak mempunyai firasat apa-apa. "Saya seperti biasa berangkat pagi, dan saya kaget sewaktu di telepon dari rumah kalau anak saya sudah meninggal," kata Agustono.

Kiki Ajinurama yang masih duduk di bangku SMP ini tewas dengan luka gorokan di bagian leher dan tembus ke punggung. "Kejadiannya begitu singkat, hanya ditinggal untuk beli nasi uduk, perampoknya sudah masuk dan menghabisi nyawa Kiki," kata Naswa, Ketua RT setempat.

Naswa juga menambahkan kalau dirinya sudah menelepon ke Polsek Cisoka, namun tidak ada tanggapan. "Sewaktu saya menelepon ke Polsek, anggota di sana malah menjawab kalau saya disuruh buat laporan dulu. Saya jadi kesal! Bukannya cepat datang!" tukas Naswa dengan geram.

Akhirnya polisi baru datang dua jam setelah kejadian. "Polisi baru datang pukul 09.00 WIB. Sedangkan saya lapornya pukul 07.00 WIB pagi tadi," katanya.

Kapolsek Cisoka, AKP Panut membenarkan adanya perampokan yang disertai pembunuhan. "Sepertinya para pelaku sudah hafal betul rutinitas pihak korban," kata Panut.

Berdasarkan hasil olah TKP awal ditemukannya unsur perampokan. "Dugaan sementara adalah perampokan, karena Laptop dan HP hilang," tambah Panut.


(fay/fay)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads