"Soal keislaman, PPP adalah satu-satunya partai yang berazaskan Islam. Dan azas Islam ini harus diaplikasikasikan dan diimplementasikan dalam baldatun thoyyibatun warobbun ghofur. Jadi partai kita tidak masalah jika ada calon legislatifnya yang beragama non-Muslim," kata Muqowam dalam jumpa pers terkait pencalonan dirinya sebagai Ketum PPP di Hotel Bidakara, Jl Gatot Subroto, Jakarta, Rabu (15/6/2011).
Muqowam akan bertarung dengan kandidat lainnya dalam muktamar PPP yang akan berlangsung di Bandung pada 7 Juli mendatang. Suryadharma Ali, Ketum PPP sekarang, juga berniat mencalonkan diri kembali.
Dia menilai, pekerjaan rumah PPP sangat berat. Sebab partai ini harus bisa membuat hubungan saling menguntungkan antara kenegaraan dan keislaman.
"Ini komitmen kebangsaan dan keislaman yang saya kira sedang diuji," sambung Muqowam.
Dia yakin, jika terpilih sebagai Ketum PPP nantinya, maka akan menjadi titik modernisasi bagi PPP dan Ketum PPP berikutnya. Dia juga yakin, apabila dirinya duduk di kursi Ketum PPP, suara PPP akan meningkat.
"Kalau tidak meningkat saya akan mundur. Tidak seperti lainnya, yang suaranya malah menurun tapi masih berniat maju kembali," ucap Muqowam.
(vit/fay)











































