Mendiknas: Semua Ingin Lulus UN, Tapi Jangan Tabrak Kaidah

Mendiknas: Semua Ingin Lulus UN, Tapi Jangan Tabrak Kaidah

- detikNews
Rabu, 15 Jun 2011 16:22 WIB
 Mendiknas: Semua Ingin Lulus UN, Tapi Jangan Tabrak Kaidah
Jakarta - Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) M Nuh memaklumi kekhawatiran para orang tua murid, guru dan kepala sekolah dengan ujian nasional (UN) yang dihadapi siswa. Namun dia menyayangkan pihak sekolah yang melakukan kecurangan agar murid-muridnya lulus.

"Anak, orang tua juga khawatir, guru, kepala sekolah, sampai kami juga begitu. Siapa yang bilang nggak boleh. Semua ingin lulus ya boleh, yang nggak boleh kalau ingin lulusnya nabrak-nabrak kaidah, itu yang tidak boleh," kata Mendiknas.

Mendiknas mengatakan itu usai jumpa pers di kantornya, Jl Sudirman, Jakarta, Rabu (15/6/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mendiknas menjelaskan, kasus Alif, siswa SDN Gadel II, yang disuruh memberikan jawaban UN pada teman-temannya, tidak bersifat sistemik. Tindakan itu dilakukan atas perintah oknum beberapa guru.

Karena itu, Mendiknas menilai tidak ada yang salah dari sistem UN yang sudah berjalan saat ini.

"Debat soal UN itu diskusi yang lama dan tidak selesai. Evaluasi memang harus dilakukan. Kita bayangkan hasil SD akan masuk ke SMP, jumlah SD lebih banyak dibanding SMP. Maka jika tidak ada standar bagaimana si SMP memilih," terang M Nuh.

M Nuh menegaskan, pelaksanaan UN masih akan berlanjut. Karena dalam dunia pendidikan harus ada standar pendidikan.

"Di SMP kualitasnya bervariasi. Kita mengatakan betapa sulitnya menentukan itu tanpa standar," tutupnya.

(ape/nik)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads