"Tukar info penyeberangan Merak-Bakauheni," kata Freddy saat tiba di Kantor Ombudsman RI di Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Rabu (15/6/2011).
Ombudsman mengundang Freddy dan jajarannya untuk membahas masalah itu. Freddy sendiri tiba di Ombudsman sekitar pukul 15.00 WIB.
Antrean kendaraan yang ingin melewati pelabuhan Merak serta Bakauheni memang sudah semakin parah. Kementerian Perhubungan sendiri sudah berjanji akan membangun satu lagi dermaga di pelabuhan tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi total Rp 1 triliun untuk Bakauheni," lanjut Freddy seraya menambahkan Pelabuhan Merak juga akan dibangun terminal baru Rp 35 miliar di Istana Wapres.
Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan ini mengatakan, idealnya setiap hari pelabuhan Merak-Bakauheni dilayani 24 kapal. Ke-24 kapal tersebut masing-masing mempunyai 4 trip, sehingga total sehari ada 96 trip kapal antar kedua pelabuhan.
"Tapi kalau dia berkurang dari itu, seperti kemarin ada kerusakan dan docking 7 kapal, hingga hanya ada 16 kapal, itu per jam tersisa 48 kapal. Kalau dia bertumpuk sampai 5-6 jam, itu bisa sampai ribuan (antrean kendaraan) karena bertambah tapi tidak terangkut," ucap Freddy.
(mok/rdf)










































